Berita

Ide Bupati Banyumas Gunakan Ciu Untuk Cegah Corona

Jawa Tengah Jarrakposkalbar.com – Banyumas, Kelangkaan hand sanitizer membuat Bupati Banyumas akan menggunakan miras ciu untuk cegah corona

Bupati Banyumas Achmad Husein tengah merencanakan pemanfaatan minuman keras tradisional ciu sebagai bahan membuat hand sanitizer ditengah wabah corona atau Covid-19.

Ide ini muncul lantaran Achmad melihat adanya kelangkaan hand sanitizer dalam beberapa waktu terakhir pasca meningkatnya jumlah kasus positif corona di Tanah Air.

Seperti apa ide Bupati Banyumas yang akan gunakan ciu untuk cegah corona? Berikut ini ulasannya.

1.Bupati Banyumas akan buat hand sanitizer dari ciu

www.tribunnewswiki.com
Barang Bukti ciu yang disita dari Kab.Banyumas

Dilansir dari Kompas.com, Kamis (20/3), aksi pencegahan wabah corona mulai dilakukan oleh sejumlah kepala daerah termasuk, Bupati Banyumas Achmad Husein.

Bila kepala daerah lain mencoba untuk melakukan disinfektasi, Achmad berencana untuk membuat hand sanitizer sendiri dengan memanfaatkan minuman keras berjenis ciu.

Ciu sendiri menjadi salah satu minuman tradisional yang banyak diproduksi di wilayahnya, Desa Wlahar, Wangon, Banyumas.

“Saya akan berusaha keras membuat hand sanitizer sebanyak mungkin dengan botol sederhana. Sumber alkohol sudah ada,”

Achmad sendiri mengakui ide ini terbesit begitu saja dan bisa memberikan banyak dampak positif selain menjadi hand sanitizer.

“Dari pada di sana untuk mabuk-mabukan,” ungkap Achmad.

2.Ujicoba ciu menjadi hand sanitizer terus disempurnakan

www.hgtv.ca

Achmad menjelaskan pihaknya sudah mulai melakukan koordinasi dengan Pusat Penelitian llmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek) terkait ide ‘tak biasa’-nya ini.

“Saya sudah koordinasi dengan Puspitek untuk meningkatkan kadar alkohol antara 70 sampai 90 persen, lagi dibuatkan alatnya. Dalam waktu dekat sudah bisa direalisasikan,” jelasnya.

Hand sanitizer berbahan ciu ini sendiri, menurut Achmad, akan menggunakan beberapa komposisi seperti gliserin dan hidrogen peroksida yang merupakan antiseptik supaya bisa membunuh virus yang ada.

Terobosan hand sanitizer berbahan ciu ini juga nantinya akan dibagikan secara gratis oleh pemerintah kabupaten (Pemkab) Banyumas kepada warga yang membutuhkan.

Pemerintah juga akan memanfaatkan seluruh sumber daya ciu yang ada agar bisa dikonversi menjadi hand sanitizer.

“Nanti dari kami (hand sanitizer) gratis, (bahan ciu) akan kami beli sebanyak-banyaknya,”

Berdasarkan data yang dirilis oleh Pemkab Banyumas pada Senin (17/3) lalu, sudah ada 15 pasien berstatus ODP corona yang dirawat.

Kelangkaan beberapa alat kesehatan seperti masker hingga hand sanitizer terus terjadi seiring dengan meningkatnya kasus corona di Indonesia.

Namun, tak habis akal, Bupati Banyumas mencoba memberikan terobosan dengan rencana mengubah minuman keras ciu menjadi hand sanitizer.

Semoga ide neyeleneh Bupati Banyumas ini benar-benar berhasil sehingga pasokan hand sanitizer di masyarakat bisa terus tersedia.

Editor: Effendi | GR

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close