FPD : RUU Cipta Kerja Inkonstitusional – Jarrak POS
Connect with us

Uncategorized

FPD : RUU Cipta Kerja Inkonstitusional

Published

on

Penulis: Effendi || Editor: Huta

Jakarta-Rumusan Pasal 170 RUU Cipta Kerja yang diajukan oleh Pemerintah kepada DPR, yang pada pokoknya memberikan kewenangan kepada Presiden untuk mengubah Undang-Undang melalui Peraturan Pemerintah adalah sesat logika dan inkonstitusional. Demikian dikatakan Dr. Didik Mukrianto, SH., MH anggota Komisi III Fraksi Partai Demokrat DPR RI;

“Niat pemerintah untuk memberikan kewenangan kepada Presiden untuk mengubah UU melali Peraturan Pemerintah adalah langkah Inkonstitusional dan menafikkan hak konstitusional DPR sebagai pemegang kekuasaan membuat UU,” kata Didik disela-sela kegiatannya di DPR

Ketua DPP Partai Demokrat ini juga mengingatkan bahayanya langkah-langkah gegabah dalam merumuskan perundang-undangan. Perlu pemikiran, konsep dan pembahasan yang cermat serta sesuai dengan mekanisme hukum yang berlaku.

“Menurut Presiden UU Omnibus Law termasuk RUU Cipta Kerja akan menjadi jalan cepat dan solusi bagi bangsa ini, namun perlu diantisipasi dampak sebaliknya termasuk langkah-langkah inkonstitusional dalam Pasal 170 RUU Cipta Kerja ini,” jelas Didik

Lebih lanjut Didik mengingatkan Presiden untuk berhati-hati dan mengawasi kinerja aparatnya secara serius. Perlu langkah-langkah yang cepat, tepat dan proper untuk memberikan penjelasan yang utuh kepada masyarakat terkait dengan standing niat rumusan dalam Pasal 170 RUU Cipta Kerja agar masyarakat mengetahui kebenaran substansinya;

“Kalau perumusan Pasal 170 RUU Cipta Kerja tersebut bukan kesengajaan dan bagian dari kesalahan, maka pemerintah harus segera melakukan koreksi, evaluasi dan konsolidasi termasuk menjelaskan kepada publik agar tidak muncul spekulasi berlebihan,” lanjut Didik

“Sebaliknya, kalau itu sebuah kesengajaan dan dianggap suatu langkah yang benar, pemerintah harus mempertanggungjawabkan langkah-langkah inkonstitusionalnya karena sudah menabrak UUD 1945, khususnya Pasal 20 jo Pasal 1. Negara kita negara hukum, bukan negara kekuasaan. Politik kita sudah bertransformasi ke Demokrasi, jangan sampai kembali ke Otoritarian kembali,” pungkas Ketua Umum Karang Taruna ini

Sebelumnya diketahui bahwa dalam BAB XIII Ketentuan Lain-lain RUU Cipta Kerja yang diajukan Pemerintah ke DPR Pasal 170 berbunyi:

Ayat (1)

Dalam rangka percepatan pelaksanaan kebijakan strategis cipta kerja sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1), berdasarkan Undang-Undang ini Pemerintah Pusat berwenang mengubah ketentuan dalam Undang-Undang ini dan/atau mengubah ketentuan dalam Undang-Undang yang tidak diubah dalam Undang-Undang ini.

Ayat (2)
Perubahan ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dengan Peraturan Pemerintah.

Ayat (3)
Dalam rangka penetapan Peraturan Pemerintah sebagaimana dimaksud pada ayat (2), Pemerintah Pusat dapat berkonsultasi dengan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita

Pesawat Tak Berawak Serang di Suriah Tewaskan Dua Komandan Militan

Published

on

By

Suriah, Jarrakposkalbar.com | Serangan dari pesawat tak berawak terjadi di Suriah barat laut. Serangan ini menewaskan dua komandan kelompok militan yang berafiliasi dengan Al-Qaeda.

Dilansir AFP, Senin (15/6/2020) serangan tersebut terjadi pada hari minggu. Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan, serangan terhadap benteng pemberontak terakhir Suriah di Idlib mungkin dilakukan oleh Amerika Serikat.

Namun, juru bicara koalisi internasional pimpinan AS yang memerangi militan di Suriah dan Irak mengaku belum melakukan serangan udara di Suriah barat laut.

“Belum melakukan serangan udara di Suriah barat laut dalam beberapa pekan terakhir,” ujarnya.

Kepala Observatorium yang berbasis di Inggris Rami Abdel Rahman, mengatakan seorang komandan militer Yordania dan seorang warga negara Yaman lainnya dari kelompok Hurras al-Deen yang berafiliasi dengan Al-Qaeda tewas ketika sebuah rudal yang ditembakkan dari sebuah drone mengenai mobil mereka.

Wilayah Idlib saat ini menampung sekitar tiga juta orang dan didominasi oleh kelompok Hayat Tahrir al-Sham yang dipimpin oleh mantan afiliasi Al-Qaeda Suriah, tetapi militan-militan lain termasuk Hurras al-Deen dan kelompok pemberontak juga ada.

Editor: GR

Sumber: AFP

Continue Reading

Berita

Imam Positif Corona, Puluhan Masjid di Arab Saudi Kembali Ditutup

Published

on

By

Arab Saudi, Jarrakposkalbar.com | Sebanyak 39 masjid kembali ditutup pemerintah Arab Saudi. Pemicunya ialah setalah ada kecurigaan penularan virus corona antara para jamaah.

Meski demikian, pihak kerajaan Arab tidak mengungkapkan secara detail lokasi 39 masjid yang kembali ditutup. Mereka hanya memastikan penutupan itu dilakukan untuk kemudian dilakukan proses sterilisasi.

Kementerian Urusan Agama Islam Arab Saudi mengatakan penutupan kembali masjid dilakukan sebagai upaya mencegah penularan virus corona yang dilaporkan kembali meningkat disana.

Pada Kamis (4/6) pekan lalu, Pemerintah Kota Dammam, Arab Saudi timur menutup sebuah masjid setelah imamnya diduga terinfeksi virus corona.

Kepala Direktorat Masjid di Dammam, Ahmad Al Mahashir mengatakan, imam masjid tersebut mengirimkan pesan WhatsApp kepada para jemaah dan menginformasikan kepada pihak kementerian setelah ia curiga terinfeksi virus corona.

“Masjid sudah ditutup. Imam dan muazin sementara dilarang beribadah ke masjid karena dicuriga terinfeksi virus. Masjid juga telah ditutup sebagai tindakan penegahan untuk keselamatan para jemaah,” katanya seperti melansir cnnindonesia.com, Senin, 08/06/2020.

Sebelumnya, pemerintah Arab Saudi baru membuka kembali masjid-masjid selain di kota Mekah pada pekan lalu.

Pembukaan masjid ini dilakukan seiring dengan rencana menerapkan tatanan kehidupan baru (new normal) secara bertahap.

Pemerintah menerapkan protokol kesehatan bagi semua jemaah yang beribadah di masjid.

Masjid hanya dibuka 15 menit sebelum azan, ditutup kembali 10 menit setelah salat berjamaah, dan durasi salat dipersingkat menjadi 10 menit.

Data statistik Worldometers mencatat hingga saat ini Arab Saudi memiliki 101.914 kasus. Sekitar 712 orang meninggal dan 72.817 pasien dinyatakan sembuh.

Sumber: cnnIndonesia

Editor: GR

Continue Reading

Berita

Tidak Terima Rencana Aneksasi Tepi Barat Yordan, Warga Israel Protes Dengan Kibarkan Bendera Palestina

Published

on

By

Israel, Jarrakposkalbar.com | Rencana Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, memperluas kedaulatan atas bagian-bagian Tepi Barat secara de facto aneksasi mendapat protes. Ribuan warga Israel melakukan demonstrasi menentang rencana itu.

Dilansir Reuters, Minggu (7/6/2020), dengan tetap melakukan pembatasan teradap penyebaran Covid-19, para demonstran melakukan protes menggunakan masker dan menjaga jarak.

Beberapa demonstran berkumpul dan membawa spanduk bertuliskan: “Tidak untuk aneksasi, tidak untuk pekerjaan, ya untuk perdamaian dan demokrasi”. Beberapa demonstran mengibarkan bendera Palestina.

Protes diorganisir kelompok-kelompok sayap kiri dan bukan awal dari gerakan massa rakyat. Sekitar setengah dari warga Israel mendukung aneksasi, menurut jajak pendapat baru-baru ini.

“Tidak pernah lebih penting untuk membela keadilan, dan untuk memperjuangkan masa depan yang kita semua pantas dapatkan,” kata Senator Demokrat AS A. Bern Sand Sanders.

“Terserah kita semua untuk berdiri di hadapan para pemimpin otoriter dan membangun masa depan yang damai bagi setiap warga Palestina dan setiap warga Israel.”

Editor: GR

Sumber: Reuters

Continue Reading

Trending