PELANTIKAN DPR RI.DPD RI.MPR RI – Jarrak POS
Connect with us

Uncategorized

PELANTIKAN DPR RI.DPD RI.MPR RI

Published

on

Jakarta 1 oktober 2019

Oleh .Am

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Anggota DPR, DPD dan MPR RI Periode 2019-2024

Hari Selasa tanggal 01 Oktober 2019 pukul 09.00 s.d 11.48 WIB, bertempat diruang Rapat Paripurna gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI Jakarta Pusat telah diselenggarakan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Anggota DPR, DPD dan MPR RI Periode 2019-2024. Pejabat yang hadir dalam rapat ini adalah Presiden RI dan Wakil Presiden RI (Joko Widodo dan Yusuf Kalla), mantan Wakil Presiden RI (Tri Sutrisno), Pimpinan MPR RI, Pimpinan DPR RI, Pimpinan DPD RI priode 2014-2019, Menteri Kabinet Kerja, Panglima TNI, Kapolri, Kepala BIN, Kepala Staf Angkatan, Jaksa Agung, Ketua BPK, Ketua KY, Pimpinan Lembaga Non Kementerian, Pimpinan KPK, Deputi Gubernur BI, Gubernur Lemhanas, Dubes negara sahabat dan lainnya. Rapat dipimpin oleh Indra Iskandar (Sekjen DPR RI), dihadiri oleh 711 anggota MPR RI masa bakti 2019-2024.

a. Agenda rapat adalah Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Anggota DPR, DPD dan MPR RI Periode 2019-2024.

b. Pukul 09.15 WIB Arif Rahman Hakim (Sekjen KPU), menyampaikan : Sumpah dan janji anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia serta anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia pada kesempatan yang baik ini, kami menyampaikan daftar nama tertua dan termuda berdasarkan pengumuman Ketua Komisi Pemilihan Umum nomor 56/PL.9/6/KPU/9/2019 tentang calon terpilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Daerah yang tertua dan termuda dalam Pemilihan Umum tahun 2019 adalah bagai berikut :

1) Pertama untuk Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia satu anggota tertua nama Abdul Wahab Dalimunthe lahir 10 Januari 1939 usia 80 tahun jenis kelamin laki-laki agama Islam nama partai politik Partai Demokrat daerah pemilihan Sumatera Utara II. Anggota termuda nama Hillary Brigitta Lasut 1996 usia 23 tahun jenis kelamin perempuan agama Kristen Protestan nama partai politik Partai Nasdem daerah pemilihan Sulawesi Utara perwakilan Daerah Republik Indonesia.

2) Kedua, Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia tertua nama Sabam Sirait tempat tanggal lahir Tanjungbalai 13 Oktober 1936 usia 82 Tahun jenis kelamin laki-laki agama Kristen daerah pemilihan Provinsi DKI Jakarta II. Anggota termuda nama Maharani 20 September 1997 usia 22 tahun jenis kelamin perempuan agama Islam daerah pemilihan Provinsi Sumatera Selatan.

3) Untuk Anggota Majelis Permusawatan Rakyat RI Usia anggota tertua nama Sabam Sirait tempat tanggal lahir Tanjungbalai 13 Oktober 1936 usia 82 Tahun jenis kelamin laki-laki agama Kristen daerah pemilihan Provinsi DKI Jakarta II. Anggota termuda nama Maharani tempat tanggal lahir Palembang 20 September 1997 usia 22 tahun jenis kelamin perempuan agama Islam daerah pemilihan Provinsi Sumatera Selatan.

c. Pukul 09.24 WIB, Indra Iskandar (Sekjen DPR RI), menyampaikan : Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 56/01.9/06/KPU/9/2019 tentang calon terpilih anggota DPR dan DPD yang tertua dan termuda umum tahun 2019 tanggal 26 September 2019 dengan ini kami umumkan pimpinan sementara DPR RI adalah sebagai berikut : Ketua sementara saudara Haji Abdul Wahab Dalimunthe SH Partai Demokrat daerah pemilihan Sumatera Utara II, Wakil ketua sementara Hillary Brigitta Lasut Partai Nasdem daerah pemilihan Sulawesi Utara.

d. Pukul 09.27 WIB, Redonyer Moenek (Sekjen DPD RI), menyampaikan : Tentang pimpinan sementara DPD RI paripurna ke-1 DPD RI tanggal 1 Oktober 2019, pengumuman sementara DPD RI dalam sidang paripurna ke-1 DPD RI tanggal 1 Oktober 2019 berdasarkan pengumuman Ketua Komisi Pemilihan Umum calon terpilih anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia yang tertua dan termuda adalah Nama Sabam Sirait usia 82 Tahun Dapil DKI Jakarta II, termuda nama Maharani usia 22 tahun Provinsi Sumatera Selatan.

e. Pukul 09.32 WIB, Maruf Cahyono (Sekjen MPR RI), menyampaikan : Pengumuman Komisi Pemilihan Umum nomor 56/PL.9/No 6 KPU/IX/2019 tentang calon terpilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Daerah yang tertua dan termuda dalam Pemilihan Umum tahun 2019 ketentuan pasal 20 ayat 2 peraturan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2019 tentang tata tertib Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia yang menyatakan bahwa pimpinan sementara majelis Perwakilan Rakyat Republik Indonesia berasal dari anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia yang tertua dan termuda dari fraksi dan/atau kelompok DPD yang berbeda. Pimpinan sementara Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia sesuai dengan ketentuan tersebut adalah sebagai berikut :

1) Pertama ketua sementara Majelis Permusyawaratan Rakyat Sabam Sirait lahir Tanjungbalai 13 Oktober 1936 usia 82 Tahun calon terpilih anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia daerah provinsi DKI Jakarta II.

2) Kedua Wakil ketua sementara Hillary Brigitta Lasut lahir Manado 22 Mei 1996 usia 23 tahun calon terpilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dari Partai Nasdem daerah pemilihan Provinsi Sulawesi Utara.

  1. pukul 09.40 s.d 10.35 WIB, bertempat diruang Rapat Paripurna gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI Jakarta Pusat telah diselenggarakan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Anggota DPR RI Periode 2019-2024. Pejabat yang hadir dalam rapat ini adalah Presiden RI dan Wakil Presiden RI (Joko Widodo dan Yusuf Kalla), mantan Wakil Presiden RI (Tri Sutrisno), Pimpinan MPR RI, Pimpinan DPR RI, Pimpinan DPD RI priode 2014-2019, Menteri Kabinet Kerja, Panglima TNI, Kapolri, Kepala BIN, Kepala Staf Angkatan, Jaksa Agung, Ketua BPK, Ketua KY, Pimpinan Lembaga Non Kementerian, Pimpinan KPK, Deputi Gubernur BI, Gubernur Lemhanas, Dubes negara sahabat dan lainnya. Rapat dipimpin oleh pimpinan Sementara DPR RI : Abdul Wahab Dalimunthe/F-Demokrat (Anggota DPR RI usia tertua didampingi oleh Hillary Brigitta Lasut/F-NasDem (Anggota DPR RI usia termuda), Rapat dihadiri oleh 575 anggota DPR RI masa bakti 2019-2024.

a. Agenda rapat paripurna DPR RI adalah:

1). Pengucapan sumpah dan janji anggota DPR RI masa bakti 2019-2024 dipandu oleh Ketua Mahkamah Agung.

2). Penyerahan memorandom Ketua DPR RI priode 2014-2019 kepada pimpinan sementara DPR RI masa bakti 2019-2014.

b. Pengucapan sumpah dan janji anggota DPR RI masa bakti 2019-2024 dipandu oleh Ketua Mahkamah Agung RI (Prof. Dr. H. M Hatta ALI, SH.MH).

c. Ketua DPR RI priode 2014-2019 menyerahankan buku memori kinerja kepada pimpinan sementara DPR RI masa bakti 2019-2024.

  1. Pukul 10.38 s.d 11.02 WIB, bertempat diruang Rapat Paripurna gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI Jakarta Pusat telah diselenggarakan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Anggota DPD RI Periode 2019-2024. Pejabat yang hadir dalam rapat ini adalah Presiden RI dan Wakil Presiden RI (Joko Widodo dan Yusuf Kalla), mantan Wakil Presiden RI (Tri Sutrisno), Pimpinan MPR RI, Pimpinan DPR RI, Pimpinan DPD RI priode 2014-2019, Menteri Kabinet Kerja, Panglima TNI, Kapolri, Kepala BIN, Kepala Staf Angkatan, Jaksa Agung, Ketua BPK, Ketua KY, Pimpinan Lembaga Non Kementerian, Pimpinan KPK, Deputi Gubernur BI, Gubernur Lemhanas, Dubes negara sahabat dan lainnya. Rapat dipimpin oleh pimpinan Sementara DPR RI. Rapat dipimpin oleh Pimpinan Sementara DPD RI : Maharani (Anggota DPD RI usia termuda/Dapil Provinsi Sumatera Selatan) didampingi oleh Sabam Sirait (Anggota DPD RI usia tertua/Dapil Provinsi DKI Jakarta 2), Rapat dihadiri oleh 136 anggota DPD RI masa bakti 2019-2024.

a. Agenda rapat paripurna DPD RI adalah :

1). Pengucapan sumpah dan janji anggota DPR RI masa bakti 2019-2024.

2). Penyerahan memori Ketua DPD RI masa bakti 2014-2019 kepada pimpinan sementara DPD RI priode 2019-2024.

b. Pengucapan sumpah dan janji anggota DPD RI masa bakti 2019-2024 dipandu oleh Ketua Mahkamah Agung RI (Prof. Dr. H. M Hatta ALI, SH.MH).

c. Ketua DPD RI masa bakti 2014-2019 menyampaikan buku memori kinerja DPD RI kepada pimpinan sementara DPD RI masa bakti 2019-2024.

  1. Pukul 11.05 s.d 11.02 WIB, bertempat diruang Rapat Paripurna gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI Jakarta Pusat telah diselenggarakan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Anggota MPR RI Periode 2019-2024. Pejabat yang hadir dalam rapat ini adalah Presiden RI dan Wakil Presiden RI (Joko Widodo dan Yusuf Kalla), mantan Wakil Presiden RI (Tri Sutrisno), Pimpinan MPR RI, Pimpinan DPR RI, Pimpinan DPD RI priode 2014-2019, Menteri Kabinet Kerja, Panglima TNI, Kapolri, Kepala BIN, Kepala Staf Angkatan, Jaksa Agung, Ketua BPK, Ketua KY, Pimpinan Lembaga Non Kementerian, Pimpinan KPK, Deputi Gubernur BI, Gubernur Lemhanas, Dubes negara sahabat dan lainnya. Rapat dipimpin oleh pimpinan Sementara DPR RI. Rapat dipimpin oleh Pimpinan Sementara MPR RI : Hillary Brigitta Lasut/F-NasDem (Anggota DPR RI usia termuda) didampingi oleh Sabam Sirait (Anggota DPD RI usia tertua/Dapil Provinsi DKI Jakarta 2), Rapat dihadiri oleh 711 anggota DPD RI masa bakti 2019-2024.

a. Agenda rapat paripurna MPR RI adalah :

1). Pengucapan sumpah dan janji anggota MPR RI masa bakti 2019-2024.

2). Penyerahan memori pimpinan MPR RI masa bakti 2014-2019 kepada pimpinan sementara MPR RI priode 2019-2024.

b. Pengucapan sumpah dan janji anggota MPR RI masa bakti 2019-2024 dipandu oleh Ketua Mahkamah Agung RI (Prof. Dr. H. M Hatta ALI, SH.MH).

c. Pimpinan MPR RI priode 2014-2019 menyerahankan buku memori kinerja kepada pimpinan sementara MPR RI masa bakti 2019-2024.

Jarrakpos/Am

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Uncategorized

Poligami Bagi TNI / Polri dan ASN Boleh, Kornas TRC PPA: Buatkan Aturan Yang Tidak Membuat Trauma Istri dan Anak

Published

on

By

Jarrakposkalbar.com | Dalam menjalani bahtera Rumah Tangga tak di bedakan dengan kasta, jabatan dan atau pangkat seseorang, dan problempun pasti akan terjadi. Khususnya Kasus poligami yang menjadi perhatian publik belakangan ini, hari ini Kornas TRC PPA Bunda Naumi memberikan pres rilis kepada media DETIK Indonesia, Minggu (2/8/2020). Vhia Wathshap.

Tak terlepas dari semua itu, khusus bagi anggota TNI/Polri dan ASN telah di atur sesuai Peraturan Menteri Pertahanan Republik Indonesia No. 23 Tahun 2008 Tentang Perkawinan, Perceraian, dan Rujuk Bagi Pegawai di Lingkungan Departemen Pertahanan, dan aturan tersendiri tentang kepolisian RI

Seperti dikutip dari pernyataan Ryamizard Ryacudu, mantan Menteri Pertahanan periode 2014 – 2019 yang lalu, “Saya sudah tanda tangan terus (surat pemecatan). Mau PNS dan tentara tidak boleh poligami. Ada aturannya”,

Pernyataan berbeda disampaikan Koordinator Nasional (Kornas) Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan & Anak (TRC PPA) yang akrab di sapa Bunda Naum.

“Sebuah pernikahan seorang prajurit itu kan ada nikah umum dan nikah dinas/negara. Jika seseorang (pihak ketiga) masuk dalam kehidupan rumah tangga prajurit dan telah mengetahuinya punya istri namun tetap nekad memaksakan kehendak nya untuk masuk dalam rumah tangganya, itu kan sudah melanggar hukum negara? Dapat di kategorikan bahwa kemungkinan adanya rencana di balik kasus tersebut dengan istilahnya Dia yang sama sama mencuri, Tapi melaporkan dirinya mencuri dengan membawa bawa rekan pencurinya, berbeda jika pihak yang dirugikan yang melapor. Ujar Bunda Naumi dalam pres rilis.

Apa lagi adanya unsur niatan untuk menghancurkan tatanan rumah tangga yang sah secara hukum dan kedinasan yang akan berdampak pada karir anggota tersebut?.

Mungkin kondisi ini tidak tepat jika hanya di berlakukan tindakan hukuman tegas kepada seorang anggota TNI/Polri dan ASN harus mendapat Hukuman, namun harus ada aturan yang mencari latar belakang permasalahan dan pencegahannya juga. mencegah tindakan pihak ketiga yang hendak masuk dan merusak rumah tangga anggota TNI/Polri dan ASN tersebut perlu mencari tau motif dan niatan dari pelaku pelaporan.

Langkah mediasi mungkin sangat tepat untuk di lakukan dengan melibatkan pihak ke tiga yakni lembaga independent di bidangnya, terang Bunda Naumi.

“Dan perlu jadi perhatian juga, jika mediasi tidak berhasil tentunya bukanlah akhir dari perjalanan karir seorang anggota TNI/Polri dan ASN”. Saya berharap ada hukum positif yang di rancang untuk mencegah terjadinya hal seperti itu. Apalagi putusan pemecatan…..adalah keputusan yang sangat mengerikan. Tentunya akan menimbulkan korban baru, nasib istri dan khususnya anak – anak dari anggota TNI/Polri dan ASN tersebut akan mengalami trauma/shok yang berat, tegas Bunda.

Seseorang wanita (pihak ketiga) yang merasa tidak tercapai keinginannya, maka akan mehancurkan seorang anggota TNI/Polri dan ASN dengan cara melaporkan pada institusi anggota tersebut

Dan perlu adanya tanggapan yang obyektif, kalau semua laporan bisa di terima dan di putuskan dengan Pemeriksaan dan di akhiri dengan putusan hukum, saya khawatir dengan mudahnya suatu institusi di obrak abrik oleh oknum wanita tak bertanggung jawab, pungkasnya.

Sumber: Detik Indonesia

Editor: GR

Continue Reading

Uncategorized

Ketua DPR Puan Maharani Lantik Pengurus Kaukus Perempuan Parlemen Indonesia

Published

on

By

Jakarta, Jarrakposkalbar.com | Ketua DPR Lantik Pengurus Kaukus Perempuan Parlemen IndonesiaPeran perempuan dalam perpolitikan nasional terus meningkat. Setelah Megawati Soekarnoputri menjadi presiden RI perempuan pertama, disusul Puan Maharani terpilih sebagai perempuan pertama yang menjadi ketua DPR RI. Di parlemen, perempuan yang menjadi anggota DPR terus bertambah dari 17 persen pada periode 2014-2019 menjadi 21 persen pada periode 2019-2024, termasuk makin banyaknya anggota perempuan yang menjabat pimpinan alat kelegkapan dewan.
Menjadi tugas Kaukus Perempuan Parlemen Indonesia (KPP-RI) agar kualitas politisi perempuan makin meningkat sehingga jalan bagi perempuan untuk menempati posisi – posisi utama semakin lempang.
Demikianlah benang merah pidato ketua DPR Puan Maharani ketika mengukuhkan pengurus baru Presidium Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia (KPP-RI) 2020-2024, Kamis, 23 Juli 2020. “Ini adalah tentang sudah dibukanya gerbang bagi perempuan Indonesia, untuk menempati posisi posisi utama dalam politik. Dan saya percaya Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia berperan penting untuk membuat perjalanan ini menjadi lebih cepat lagi ke depannya,”ucap Puan.

Pengukuhan Pengurus Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia Periode 2020-2024 dengan tema “Perempuan Unggul, Indonesia Maju” berlangsung di kompleks parlemen Jakarta.
Selaku ketua Dewan Pembina KPP-RI, Puan Maharani melantik dan mengambil sumpah Pengurus Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia periode 2020-2024 yang dipimpin oleh Diah Pitaloka (F-PDIP) sebagai ketua Presidium. Diah Pitaloka menggantikan Ketua Presidium KPP-RI periode 2015-2019 Gusti Kanjeng Ratu Hemas .

Menurut ketua DPR Puan Maharani, meskipun banyak kemajuan yang telah dicapai namun perempuan Indonesia masih menghadapi berbagai kendala yang dapat berasal dari kehidupan sosial, budaya, ekonomi maupun politik. “Kita harus mengingatkan dan meyakinkan banyak orang bahwa menyertakan perempuan dalam proses pembangunan bukanlah sekedar kebijakan afirmatif melainkan bentuk kesadaran atas penghargaan harkat dan martabat manusia.”
Puan menekankan peran strategis Kaukus Perempuan Parlemen pada isu keterlibatan perempuan dalam proses pembangunan nasional. “Ada harapan yang diletakkan oleh para perempuan Indonesia di pundak Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia yang harus diwujudkan secara maksimal menjalankan tugas konstitusional sebagai anggota Parlemen Indonesia melalui fungsi legislasi, fungsi pengawasan dan fungsi anggaran”. Salah satu yang harus segera dilakukan oleh Kaukus Perempuan Parlemen, menurut Puan, adalah Penguatan regulasi nasional untuk menjamin peran perempuan serta membangun kerjasama antar berbagai kelompok dan negara untuk menciptakan lingkungan yang ramah bagi peran perempuan.

Editor: GR

Continue Reading

Berita

SETETES INSFIRASI DARI PANDEMIK COVID 19 SELAMA DIAM DIRUMAH MENJADI KARYA LUKIS SEBAGAI CATATAN SEJARAH KELAM DUNIA.

Published

on

By

Jakarta, Jarrakposkalbar.com | Pelukis Bagyo Begy dengan gaya kontemporer nya menggali inspirasi di kondisi Pandemik Covid-19, selama ini diam dan bekerja dirumah. Pria kelahiran Jakarta tepatnya di cempaka indah No. 12 harapan mulia kemayoran. Lukisannya ia beri judul ” Catatan kelam dunia “.

Judul lukisan “Catatan Kelam Dunia’
Ukuran 120 x 100 cm
Media akrilikdiatas kanvas
Tahun 2020

Terserah ku dalam menyikapi kondisi pandemi covid 19 ini adalah mengendapkan emosi yang liar untuk tetap dirumah dan terus olah krratip sebagi terapi jiwa untuk tidak larut dalam rasa ketakutan dan gelisah dan kondisi pandemik ini malah mendatangkan insfirasi sebagai catatan hidup dalam kanvas sebagai jejak sejarah dunia yang kelam dan dialami semua umat manusia.

“Suatu keuntungan besar bagi ku dalam proses ini untuk dapat meng ekspresikan volume kegelisahan serta menjadi sarana rekreasi diri dalam proses olah kreatip yang kulakukan” kata Bagyo.

Sehingga karya ini menjadi media perenungan bagi generasiku kedepan khususnya dan semua orang pada umumnya untuk selalu berfikir dan melangkah positip dalam menyayangi diri sendiri agar tidak menjadi bencana bagi dirinya dalam menyikapi masalah kehidupan yang kita alami, Imbuhnya.

Baik secara individu maupun universal, dengan tujuan menjaga diri dengan menguasai ego dan tahu diri hingga merasa sayang pada diri sendiri maupun sesama untuk saling mengingatkan dalam segala hal agar dijauhkan dari berbagai macam musibah, katanya.

Ia juga mengatakan bahwa “Dengan strategi inilah aku egoku sendiri agar akal sehat semakin kuat untuk bekerja dirumah dalam usaha memutuskan peyebaran virus covid 19”.

Hikmah dibalik ini menurutku adalah agar kita dapat meningkatkan kasih sayang pada diri sendiri khususnya dan semua orang pada umumnya untuk saling asah,asih dan asuh yang dilandasi dengan keluhuran kasih sayang tersebut, agar dapat memahami bahwa virus covid 19 bagaikan keangkuhan dan kebiadaban yang dapat kita saksikan bersama. Pungkasnya.

Editor: GR

Sumber: Bagyo Begy

Continue Reading

Trending