by

Hati Seorang Napi Yang tidak Dapat Remisi

Hati seorang mantan Napi

Disuatu hari Napi ini sudah Bebas dari semua Permasalahan yang ada dia Hadapi baik secara sangsi sosial maupun sangsi Politik lainnya. Disaat minum Kopi di rumah pagi pagi, suara suara speaker mengalun tinggi terus terdengar suara suara persiapan persiapan akan ada datangnya Tamu Tamu penting kebetulan rumah mantan Narapidana ini , rumahnya dekat Lapangan Basket dan Lapangan Futsal, setelah di tengoknya rupanya akan diadakan Upacara dilapangan Futsal.

Dia sangat tersentuh Hatinya disaat dia masih menjalani Hukuman di dalam Jeriji Besi yang dingin itu. Dan diapun sangat rajin sekali. Bahkan dia Jadi seorang Kordinator Block disalah satu block dimana dia ditahan karena dia kasusnya Tipikor makanya tidak dapat remisi karena ada aturan.PP 99 yang menyebabkan tidak dapat remisi .dan beberapa alasan karena tidak dapat JC ,kenapa tidak dapat remisi namun angin selalu tidak segar ke telinganya disaat dibacakan temen temennya masalah remisi selalu tidak ada. Dia berkata dalam hatinya sabar.

Setiap Habis upacara Bendera 17agustusan terus masuk Kamar selalu menangis sendiri kenapa negara ini tidak adil memberikan Hukuman kepadanya. Tetapi setelah dia ingat Sang Proklamator peserta nama nama Besar yang punya pengalaman didalam menjalani Hukuman. Kembali bangkit. Apalagi teringat dengan Buku Bung Karno yang judulnya INDONESIA MENGGUGAT semangat dipundaknya dia berfikir positif. Bahwa ini ujian tuhan yang harus dia hadapai.

Akhirnya Bung Karno jadi Presiden, fidel castro(kuba).Ho Chi minh atau Paman Ho (tiongkok) Nelson mandela(afrika selatan) lula da silva (Brasil) Hugo caves(veneszuela) jose’ Pepe’ mujica (uruguay) Dilma Rousseff dari partai buruh dari brasil, Daniel Ortega. Evo Morales dari Bolivia dan banyak lainnya Dia mantan Napi lupa namanya takut salah menulisnya. Karena diapun tahu itu dari media juga dan tidak pernah mengunjungi semua negara itu kecuali Afrika selatan pas waktu dia dinas Karena dia tidak pasih menulis dalam bahasa inggris. Ini pun tulisannya banyak yang salah mungkin. Dia minta maaf kalau ada kesalahan, tetapi ini perasaan dia yang dia sampaikan apa adanya. punya pengalaman di dalam penjara terus keluar menjadi presiden. karena ilmu yang didapatkannya Di dalam penjara sangat lengkap. Terus dia bergegas membeli buku buku yang ada sejarahnya dan yang berhasil menjadi orang hebat setelah menjalanai hukuman dipenjara.

Ke esokan Harinya dia ingat disaat habis upacara di lapangan futsal terus ganti pakaian terus keluar dari kamar tahanannya dia berkumpul lagi sama teman teman narapidana lainnya. Dan semuanya membahas remisi disitu langsung sakit perut rasanya, tetapi dia tidak apa apa karena temannya yang dari sumatera yang bekas penyelenggara negara. Dari Mantan Hakim. Wakil rakyat. Pengusaha. jaksa. Dan banyak Lagi lainnya yang dia tidak bisa sebutkan , disana di tempat kumpul mungkin pikirannya sama sama dia sehingga tidak ada masalah sambil main Song dan main Gaplek.

Disaat menjalani Hukuman diLapas dia sudah merasa enak ,karena program Pembinaan sudah mulai ada dan teman teman yang di temuinya berkualitas juga sehingga pergaulannya juga tidak salah seperti dia denger denger di lapas lapas lain. cepat kena pengaruh Narkoba, untung saja dia tidak kena terpengaruh obat terlarang itu.

Yang menjadi masalah seingat dia adalah pas waktu mulai ditahan di Polres disitulah menjadi masalah besar yang mana anaknya dia tidak mau tidur sama mamanya Dan anaknya selalu mengeluh mau bobo sama dia disitu muncul perasaan yang sangat menyedihkan hampir seminggu tidak bisa makan mengingat anak anaknya yang tidak mau terpisah dari dia. Lama kelamaan anak anaknya mengerti juga dan dia bilang tempat itu disampaikan ke anaknya itu tempat ospek pendidikan dalam rangka diterima disekolah atau bahasa lainnya pendidikan dan latihan sebelum mendaftar di sekolah yang Bagus yaitu universitas Disiplin yang beralamatkan Di Bandung kata dia ke anaknya. Karena dia ini mantan pejabat negara .dia tahu dia tidak akan dapat remisi dan itu pasti karena dia tahu sekali situasi dan proses yang dia akan jalani dan memahami kesalahannya dan dia tahu kemana arahnya dan berapa lama dia akan menjalaninya

Akhirnya singkat cerita dia bercerita ke jarrak. Com .teman teman jangan sampai mengalami seperti dia. Karena tidak ada bagusnya kecuali terpaksa. Jauh lebih mulya di luar dari penjara. Karena hak kemerdekaan kita hampir dirampas . Didalam sana hampir semua ada masalah dan masalahnya berbeda beda.

Oleh jarrakpos. Com/pl

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed